Wajib Tahu! 5 Penyakit Kelamin yang Menular Gegara Oral Seks

Jakarta, Puncak-media.com Indonesia – Seseorang mampu tertular penyakit kelamin saat melakukan seks oral. Infeksi dapat ditularkan melalui sperma, cairan vagina, atau cairan tubuh lainnya.

Untuk itu, orang yang aktif secara seksual harus memahami cara penularan infeksi menular seksual dan bahayanya karena mampu mengurangi risiko penyebaran infeksi.

Ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi berat jika tidak segera ditangani. Berikut tampilannya:

1. Herpes Kelamin

Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Virus ini akan menyerang kulit, leher rahim, alat kelamin, dan beberapa bagian tubuh lainnya. Ada dua jenis virus herpes simpleks, yaitu HSVp1 (herpes tipe 1) dan HSV-2 (herpes tipe 2).

Infeksi herpes adalah kondisi jangka panjang (kronis). Poli adalah orang yang tidak pernah menunjukkan gejala saat terinfeksi dan tidak mengetahui status herpesnya.

HSV mudah ditularkan dari orang ke orang melalui kontak eksklusif. Umumnya, penularan herpes tipe 2 terjadi melalui hubungan seks vaginal, oral, atau anal. Sedangkan herpes tipe 1 lebih sering ditularkan melalui mulut.

Meskipun pada kebanyakan kasus virus tetap tidak aktif setelah memasuki manusia, dengan kata lain virus ‘tidur’ di dalam tubuh tetapi tidak menimbulkan gejala.

Ciri-ciri dan gejala penyakit herpes genitalis antara lain:

  • Nyeri atau gatal di area genital atau bokong
  • Benjolan merah kecil atau benjolan putih kecil
  • Luka yang terbentuk setelah elastik putus
  • Keropeng yang terbentuk setelah luka sembuh
  • Sakit saat buang air kecil
  • Gejala mirip flu mirip dengan pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, sakit kepala, nyeri otot, dan demam.

2. Sipilis

Sipilis atau sipilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis juga dikenal sebagai Penyakit Raja Singa.

Mengutip SehatQ, penyakit ini umumnya akan memberikan gejala awal berupa luka di alat kelamin, dubur, dan mulut.

Cara penularan sifilis yang paling umum adalah melalui hubungan seks vaginal, oral, atau anal tanpa kondom. Anda dapat tertular penyakit raja singa dari kontak langsung dengan luka atau kutil pada alat kelamin pasangan yang terinfeksi.

3. Kutu kemaluan

Kutu kemaluan adalah serangga kecil yang memakan darah dan hidup di rambut kemaluan. Kutu kemaluan dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak fisik.

4. Gonore

Gonore atau kencing nanah adalah penyakit menular seksual yang berbahaya dan dapat merusak sistem reproduksi baik pria maupun wanita.

Jika sudah parah, cairan seperti nanah akan sering keluar dan menimbulkan rasa gatal dan perih yang cukup mengganggu. Selain itu, virus dari gonore juga bisa menyebar ke testis hingga ke organ dalam vagina.

Dalam banyak kasus, Gonore sering tanpa gejala dan tanpa gejala. Penderita gonore bisa tiba-tiba sakit parah. Penanganan serius harus segera dilakukan agar tidak mengancam nyawa.

5. Klamidia

Ini adalah penyakit yang menyebar melalui vagina, oral, penis, atau kontak anal dengan orang yang terinfeksi. Gejala klamidia tidak terjadi secara eksklusif setelah infeksi. Gejala baru akan muncul dalam kisaran 1 hingga 3 hari.

Ciri-ciri klamidia yang dapat diidentifikasi antara lain:

  • Sakit saat buang air kecil
  • Sakit perut bagian bawah
  • Keluar cairan tidak normal dari penis/vagina
  • Cairan abnormal dari rektum
  • Nyeri dubur
  • Pendarahan dari rektum
  • Nyeri selama hubungan seksual pada wanita
  • Nyeri dan bengkak pada testis
  • Sakit saat ejakulasi

[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)

Leave a Reply

Your email address will not be published.