Topologi Star – Pengertian, Ciri, Jenis, Karakteristik, Impelementasi

Artikel tentang Topologi Bintang meliputi pengertian, ciri, cara kerja, ciri, pelaksanaan, kelebihan dan kekurangan, contoh dan gambar agar mudah dipahami.

Apa itu Topologi Star,,, ini adalah bentuk konvergensi jaringan dengan node tengah setiap node atau sebagai pengguna data, sehingga setiap workstation dapat berafiliasi secara eksklusif satu sama lain. Server atau Hub/Swich. Jadi juga menggunakan salah satu perangkat Hub/Switch yang dapat terhubung ke beberapa komputer.

Untuk lebih jelasnya eksklusif saja simak penjelasannya di bawah ini:

Pengertian Topologi Star

Topologi Bintang adalah suatu bentuk metode dengan cara menghubungkan beberapa perangkat komputer dengan jaringan star dimana topologinya sendiri sebagai titik konvergensi jaringan dihubungkan sebagai node koneksi.

Adapun yang disebut dengan desain perakitan, memiliki bentuk bintang di pusat server yang akan digunakan sebagai perangkat komputer.

Jaringan dapat diklasifikasikan menjadi delapan topologi termasuk:

  • Rekan ke rekan
  • linier
  • Bis
  • Bintang
  • Cincin
  • jala
  • Pohon
  • Hibrida

Itu juga sebagai perangkat jaringan yang memiliki prinsip kerja pada kontrol yang dapat dikendalikan pada semua link yang akan melalui sebuah data center yang akan didistribusikan ke semua node.

Dari segi teknologi ini juga sebagai berita sebagai stasiun utama dengan node yang akan terhubung sebagai stasiun sekunder dengan sistem klien.

Sehingga memiliki beberapa jaringan yang sering dapat digunakan sebagai topologi jaringan pada komputer dengan beberapa perusahaan yang akan menganut aliran koordinasi terpusat.

Baca Juga : Pengertian Generik Events

Karakteristik Topologi Bintang

Dari tinjauan di atas, dengan mengetahui bahwa beberapa materi yang kita bahas memiliki karakteristiknya sendiri pada jaringan, setiap komputer host berkabel akan terhubung secara eksklusif ke perangkat pusat.

Bahkan Unit Akses Multistasiun melalui sistem point-to-point sehingga secara umum topologi dapat digunakan pada beberapa jaringan komputer. Dan memiliki beberapa jenis kabel yang dapat digunakan sebagai jaringan menggunakan kabel jenis ini koaksial atau serat optik.

Berikut ini adalah rangkuman dari ciri-ciri topologi Star :

  • Dari setiap node dapat berkomunikasi secara eksklusif pada node pusat dengan lalu lintas yang mengalir dari node pusat.
  • Topologi star dapat dengan mudah diperluas karena setiap node memiliki kabel yang terhubung.
  • Jaringan tidak mudah terganggu yang akan menyebabkan kerusakan.
  • Topologi star dapat menggunakan kabel yang lebih rendah dengan satu simpul lalu lintas pada kabel UTP.

Cara Kerja Topologi Star

Topologi-Bintang-1

Setelah belajar dari beberapa pembahasan diatas, disini kita juga akan membahas cara kerja jaringan dengan perangkat komputer yang terhubung dengan hub atau switch.

Perangkat ini juga lebih mudah untuk mendaftar dengan memori yang dapat menyimpan di semua alamat data yang terhubung dengan komputer.

Dari gambar diatas maka perlu dilakukan penyimpanan perangkat yang terhubung di komputer A dengan cara mengirimkannya ke komputer B agar semua alamat di komputer terhubung.

Dan ada juga mekanisme di Protokol Resolusi Alamat dari berbagai cara yang dapat menemukan perangkat komputer dengan alamat paket yang dituju.

Dengan menggunakan perangkat switch, komputer A ingin mengirim berita dan data ke komputer B, sehingga komputer A juga akan mudah mengirim pesan ke perangkat lain.

Baca Juga: Fungsi Router

Karakteristik Topologi Bintang

Dari ulasan yang kami uraikan diatas, disini kami juga akan menawarkan beberapa karakteristik mengenai Topologi Star, diantaranya :

  • Setiap perangkat yang dapat berkomunikasi secara eksklusif pada node pusat dengan lalu lintas pada data yang mengalir ke data pusat.
  • Dapat dengan mudah dikembangkan pada setiap node karena memiliki kabel yang langsung terhubung ke pusat.
  • Jika terjadi kerusakan pada node, semua perangkat akan terganggu oleh beberapa jaringan lain.
  • Ada Kabel Bawah dalam satu lalu lintas menggunakan kabel UTP.

Implementasi Topologi Bintang

Topologi star merupakan salah satu topologi yang akan diterapkan pada suatu jaringan komputer karena dapat menekan biaya perawatan dengan suatu jaringan komputer. Implementasinya juga biasanya digunakan di lokasi:

  • Sekolah
  • Kantor
  • Kafe
  • agen
  • Dan lain-lain

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star

Beberapa uraian diatas sudah sangat jelas tentang kegunaannya, maka disini kami juga akan menawarkan beberapa macam kelebihan dan kekurangan mengenai Topologi Star.

Baca Juga : Konjungsi Temporal

A. Kelebihan Topologi Star

  • Saat menggunakan topologi, banyak perangkat komputer yang akan digunakan dengan satu Puncak-media.coman, sekitar 30 komputer yang dapat digunakan dalam aplikasi tidak lebih dari 10 perangkat.
  • Kerusakan pada maintenance akan lebih mudah untuk ditindaklanjuti sehingga dapat dilihat pada kondisi kabel switch dengan kondisi server error.
  • Dapat merujuk pada topologi dengan jaringan yang dibentuk oleh konvergensi.
  • Kecepatan jaringan akan dihasilkan dengan masing-masing komputer di server pusat.
  • Aplikasi ini dapat menggunakan jenis kabel yang berbeda.
  • Saat menambahkan komputer ke klien, komputer akan diinstal ulang di semua komputer yang terhubung.

B. Kekurangan Topologi Star

  • Dari topologi tersebut dapat dijelaskan mengenai jenis jaringan yang akan digunakan pada perangkat komputer client.
  • Jika terjadi kerusakan pada server pusat atau switch maka akan mengalami gangguan pada jaringan server pusat.
  • Semakin banyak terhubung ke komputer, semakin sulit untuk proses transfer data.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai pembahasan Topologi Star dan Jenis serta Keperluannya, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bermanfaat untuk kita semua. Itu saja dan terima kasih

Baca Juga : Pengertian Arsitektur Komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.