Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup (Taksonomi) : Tujuan, Manfaat dan Macam-Macam

BahanBelajar.Co.id Kali ini kita akan membahas tentang pengertian pembagian tumbuhan secara terstruktur atau yang biasa disebut taksonomi, penjelasan taksonomi ini meliputi tujuan, manfaat dan juga macam-macam pembagian tumbuhan secara terstruktur, Untuk lebih jelasnya simak pembahasannya dibawah ini.

Definisi Klasifikasi

Klasifikasi adalah pengelompokan berbagai jenis hewan atau tumbuhan ke dalam kelompok tertentu. Pengelompokan tersebut disusun menurut tingkatan atau hierarkinya, dimulai dari tingkatan yang lebih kecil hingga tingkatan yang lebih besar.

Ilmu yang mempelajari prinsip-prinsip pembagian makhluk hidup secara terstruktur disebut taksonomi atau sistematis.

Prinsip dan cara pengelompokan makhluk hidup menurut taksonomi adalah dengan membentuk takson.

Takson adalah kumpulan makhluk hidup yang anggotanya memiliki banyak kesamaan. Takson dibentuk dengan mengacu pada benda atau makhluk hidup yang dipelajari dengan mencari persamaan ciri dan perbedaan yang dapat diamati.

Maksud dan manfaat berbagi terstruktur mengenai

Tujuan dari pembagian terstruktur makhluk hidup adalah sebagai berikut:

  1. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri umum
  2. Jelaskan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakannya dengan jenis lainnya!
  3. Mengetahui hubungan antar makhluk hidup
  4. Menamai makhluk yang tidak dikenal

Berdasarkan tujuan tersebut, sistem pembagian terstruktur mengenai makhluk hidup memiliki manfaat sebagai berikut.

  1. Memudahkan mempelajari makhluk hidup yang begitu beragam.
  2. Mengetahui hubungan antara makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya.

Jenis-jenis pembagian terstruktur makhluk hidup

Ada banyak jenis sistem pembagian terstruktur mengenai makhluk hidup. Sistem pembagian terstruktur ini telah berkembang dari yang sederhana menjadi sistem yang lebih modern.

1. Sistem buatan / buatan

Suatu sistem yang mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kesamaan ciri yang ditetapkan oleh peneliti, misalnya: ukuran, bentuk, dan Tempat asal makhluk hidup. Penganut sistem ini termasuk Aristoteles dan Theophratus

2. Sistem alami / alami

Suatu sistem yang mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kesamaan ciri-ciri struktur tubuh luar atau morfologi dan struktur tubuh bagian dalam (anatomi) secara alami. Penganut sistem ini adalah: Carolus Linnaeus (abad ke-18). Linnaeus berpendapat bahwa setiap jenis makhluk hidup memiliki bentuk yang berbeda-beda. Oleh karena itu, jika sejumlah makhluk hidup memiliki sejumlah karakteristik yang sama, itu berarti makhluk hidup tersebut adalah spesies yang sama. Dengan cara ini, Linnaeus mengenali 10.000 jenis tumbuhan serta 4.000 jenis hewan.

3. Sistem modern (filogenetik)

Sistem pembagian makhluk hidup yang terstruktur berdasarkan hubungan evolusioner. Beberapa parameter yang digunakan dalam pembagian terstruktur ini adalah sebagai berikut:

  1. Persamaan struktural tubuh dapat diketahui secara eksternal dan internal
  2. Menggunakan biokimia komparatif. Contoh : Hewan Limulus polyphemus, dahulu termasuk dalam kelompok kepiting karena bentuknya yang mirip dengan kepiting, namun setelah dianalisa darahnya biokimia, membuktikan bahwa hewan ini lebih dekat dengan laba-laba (Spider). Berdasarkan hal tersebut, Limulus termasuk dalam kelas laba-laba.
  3. Berdasarkan genetika modern. Gen digunakan untuk membuat divisi terstruktur tentang makhluk hidup.
  4. Adanya kesamaan gen menunjukkan adanya hubungan.

Langkah-langkah berbagi terstruktur mengenai

Adapun langkah-langkah pembagian terstruktur mengenai adalah sebagai berikut:

1. mengidentifikasi benda berdasarkan ciri-ciri struktur tubuh makhluk hidup, misalnya: hewan dan tumbuhan yang sejenis atau sejenis
2. Kemudian terbentuk kelompok spesies, kemudian terbentuk kelompok-kelompok lain dari urutan tingkatan pembagian yang terstruktur sebagai berikut.

  • Dua atau lebih spesies dengan karakteristik tertentu dikelompokkan bersama untuk membentuk genus takson.
  • Beberapa genera yang memiliki ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson famili.
  • Beberapa famili dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk suatu ordo takson.
  • Beberapa ordo dengan karakteristik tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson kelas.
  • Beberapa kelas dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan membentuk filum takson (untuk hewan) atau divisi (untuk tumbuhan).

Dengan cara itu, terbentuklah suatu tatanan hierarkis atau tingkat pembagian terstruktur makhluk hidup. Urutan pembagian terstruktur dari tingkat terbesar ke terkecil adalah sebagai berikut:

klasifikasi

Taksonomi tumbuhan dibagi menjadi 6 periode, yaitu:

1. Periode Prasastra

Pada masa ini manusia masih sangat primitif, mereka mendapat makanan dari berburu dan bertani. Manusia mengenal tumbuhan dari fungsinya untuk dimakan dan untuk obat. Mereka secara otomatis mengklasifikasikannya, mereka menggambarkan dan mengklasifikasikannya dari kegunaan dan juga berbahaya atau tidaknya suatu tanaman dan juga menempatkannya dalam kategori sehingga mudah digunakan sebagai referensi.

2. Sastra kuno

Pada periode ini, manusia telah mencapai kesimpulan berdasarkan alasan analisis pengamatan. Manusia telah menuliskan perbedaan antara bagian luar dan bagian dalam organ. Mereka diklasifikasikan sebagai pohon, semak, selain semak. Juga dibagi menjadi berbunga setiap tahun, terjadi setiap dua tahun sekali, dan morfologi bunga. Deskripsi berdasarkan tanaman obat digunakan selama lebih dari 1500 tahun.

3. Pertengahan

Pada abad ini beberapa divisi taksonomi kecuali Albertus Magnus yang memperkenalkan monokotil dan dikotil, vaskular dan non-vaskular.

4. Membangun kembali

Selama periode ini telah terjadi perkembangan sebagai berikut:
sebuah. Sudah selesai mencetak
b. Semua orang sudah percaya pada karya seseorang
b. Ilmu navigasi memungkinkan untuk mengumpulkan semua tanaman di dunia.

5. Teori Evolusi

Pencetus teori ini adalah Charles Darwin. Dia memperkirakan bahwa Bumi berusia 6000 tahun dan mengalami akumulasi evolusi hingga terjadi perbedaan. Dia yakin dengan bukti evolusi bahwa perubahan dalam kehidupan yang terjadi dan seleksi alam membuka mekanisme yang menyebabkan perbedaan.

6. Munculnya taksonomi

Melihat pembagian taksonomi sebelumnya, kita dapat melihat bahwa aturan pembagian pembagian disusun berdasarkan penemuan dan otoritas murni manusia. Taksonomi dimulai dengan perkembangan mikroskop serta teknik modern.

Itulah pembahasan tentang pembagian makhluk hidup secara terstruktur, Semoga bermanfaat

Artikel lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published.