Profil Said Ismagilov, Ulama Besar Ukraina yang Ikut Berperang Melawan Rusia

Memuat…

Ulama Ukraina Sheikh Said Ismagilov bergabung dalam perang melawan Rusia. Foto/risu.ua

KIEV – Masalah Rusia dan Ukraina tampaknya belum selesai. Ini telah membagi masyarakat menjadi dua, ada yang pro-Rusia dan ada yang pro-Ukraina.

Sebagai seorang Muslim Ukraina, Sheikh Said Ismagilov juga menyuarakan pendapatnya terhadap Rusia. Bahkan, sang mufti pun tak segan-segan ikut berperang.

Dia juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai mufti pada bulan Juni dan menjadi pengemudi penembak jitu di unit medis Hottabich ASAP. Dia ditugaskan untuk mengevakuasi mereka yang terluka di garis depan.

Baca Juga: Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Rusia Transfer Rp 297 Triliun ke Turki

Said Ismagilov, berasal dari Donetsk, lahir pada 9 Agustus 1978. Ia dikenal blak-blakan melawan separatis pro-Rusia yang menguasai wilayah Donbass.

Berkat pemikiran kritis dan kenyaringannya, Sheikh Said Ismagilov bahkan hampir mati ketika melewati wilayah Donbass.

Mobil yang dikendarainya mendapat tembakan yang menembus kaca mobil. Beruntung dia memakai rompi anti peluru sehingga dia bisa selamat dari serangan peluru.

Baca juga: Rusia Peringatkan AS dan Uni Eropa Soal Ketegangan Baru di Kosovo: Hentikan Provokasi!

Said Ismagilov belajar agama di Departemen Teologi Universitas Islam Moskow dan lulus pada 1997.

Melalui studinya, ia memperoleh gelar Diploma dan Imam Khatib. Pada tahun 2022, imam melanjutkan pendidikannya di universitas negeri, Institut Kecerdasan Buatan, Departemen Filsafat dan Studi Agama.

peak-media.com


Tampilan Postingan:
1

Leave a Reply

Your email address will not be published.