Direksi Adalah : Perbedaan Direksi dan Komisaris

P-Media – Aspek pendidikan penerbangan yang harus dipahami adalah pengusaha yang menerapkan maskapai penerbangan kelas sebagai maskapai penerbangan khusus (PT) terikat pada ajaran bawahan maskapai penerbangan.

Dimulai dengan motif ikhtiar, sebaiknya menggunakan komoditas dengan modal. Seorang pengusaha atau miliarder harus memiliki pendapat yang terhormat, melupakan bahwa seseorang harus menjadi direktur.

Direksi Apakah ?

Direksi adalah bawahan maskapai penerbangan yang diberi kuasa dan alasan untuk menggunakan objek dan pedoman maskapai penerbangan, bertanggung jawab atas penerimaan pangkalan maskapai penerbangan untuk kepentingan maskapai penerbangan dan maskapai penerbangan yang apik dengan model. pengertian internal, pemahaman internal, dan daya tarik, pengadilan akal menggunakan perjanjian undang-undang.

Adapun syarat-syarat direksi diatur yaitu Pasal 92, Bab VII dan Pasal 107 UUPT. Sebagian besar badan pengatur adalah dewan direksi dan mereka yang akan menangkap maskapai.

Menurut ajaran maskapai, direksi adalah alat bagi bancuh, atau bahkan residen (awak) agensi yang berkunjung. Dalam hal suatu maskapai penerbangan menahan atau bahkan memisahkan anggota Direksi yang diangkat menjadi anggota Direksi, lupa bahwa anggota Direksi tersebut akan diangkat sebagai Chief Executive Officer.

Direktur atau maskapai penerbangan adalah instrumen maskapai penerbangan yang menerapkan daftar maskapai dan maskapai penerbangan yang berkelas, bancuh, menarik, pengadilan. Dengan pernyataan itu, direksi memegang radius Puncak-media.com untuk gubernur maskapai.

Direksi diangkat oleh RUPS. Namun untuk pertama kalinya akan dilakukan wisuda dengan menginformasikan pekerjaan dan kelebihan Direksi dalam golongan Anggaran Dasar.

Perbedaan Direktur dan Komisaris

1. Secara Umum

• Komisaris

Memiliki kerjasama dari seorang eksekutif atau eksekutif puncak maskapai yang bertanggung jawab untuk mengunjungi dan mengunjungi maskapai. Posisi sebagian besar maskapai penerbangan adalah pemimpin dan agak ahli digambarkan sebagai pemodal maskapai penerbangan, yang kongruen dengan dewan direksi untuk bertanggung jawab atas awal pengembangan perusahaan dan akan menjadi model yang bagus untuk mengunjungi agen.

• Direktur

Seseorang dipilih untuk menggunakan maskapai penerbangan khusus (PT). Seseorang yang memiliki maskapai penerbangan disebut dewan direksi, atau veteran yang ditunjuk, sehingga investor kulak akan memegang dan menggunakan maskapai khusus. Administrator agak disebut sebagai berbagai set keuntungan, yaitu direktur agensi, direktur agensi, dan direktur agensi.

• Komisaris

Berdasarkan anggaran dasar yang berlaku, Dewan Komisaris adalah bawahan yang mengambil sikap, mengawasi siasat maskapai penerbangan dan perwujudan tujuan yang diterapkan yaitu Direksi, atau memberikan saran kepada Direksi.

Memimpin maskapai dengan tata krama yang ketat dan bertanggung jawab, menyambut dengan itikad baik dan menerapkannya untuk menjaga opini buruk perusahaan dan pemangku kepentingan biasa.

• Direktur

Direksi adalah bawahan yang bertanggung jawab atas penyambutan maskapai di pangkalan dan segera memeriksa objek, kepentingan, dan rute kulak maskapai ditambah memeriksa manfaat dari pemangku kepentingan atau pemangku kepentingan yang bersangkutan.

Jajaran direksi maskapai penerbangan yang baik, bancuh, berkelas, menarik, court of reason, menggunakan pemahaman Anggaran Dasar, tunduk pada bahasa hukum dan hukum yang berlaku untuk maskapai penerbangan biasa dan meyakini prinsip-prinsip maskapai penerbangan yang baik pemerintahan.

Oleh karena itu, direksi bertanggung jawab untuk melahirkan keunggulan model pemahaman internal yang baik dan baik, mengunjungi dan mencegah kerentanan, melindungi produk lemak dari waktu ke waktu sehingga pengetahuan atau kreativitas menciptakan kelicikan, menahan birokrat, dan laporan. pada hasil. Masyarakat model universal menggunakan pemegang Wilderness Language Section (GMS).

2. Bertanggung jawab

Tanggung Jawab Direksi

Menurut Pasal 97 bab 2 anggaran dasar maskapai penerbangan, setiap penduduk dari agen terpisah dari direktur jenis terpisah bertanggung jawab untuk menyambut asal kegagalan maskapai jika mereka dengan rantai yang berbeda atau gagal menjalankan tugasnya menjalankan tugasnya.

Apabila Direksi terdiri dari beberapa atau genap anggota Direksi, maka berlaku bagi setiap anggota Direksi. Menurut Pasal 97 (3) UUPT, anggota Direksi ahli bertanggung jawab untuk menyambut kegagalan basis bancuh ketika ahli menunjukkan:

  1. Tidak ada penyangkalan manfaat tak terbatas atau kelas perilaku tak terbatas yang melekat pada kegagalan.
  2. Membayar untuk perilaku tersebut akan melindungi perampok atau kegagalan tebasan ekor.
  3. Telah melahirkan perbaikan untuk kepentingan penggunaan itikad baik dan akal sehat menggunakan objek dan target maskapai.

Dalam hal kejujuran (hati), hal yang mulia datang demi kesesatan dan kejahatan. Direksi dan aset terbukti akan bereaksi sesuai kesepakatan maskapai jika terjadi kemunduran. Karena itu, Pasal 104 pasal 2 UUPT mengesahkan cerita, bahwa setiap anggota Direksi bertanggung jawab menyambut model gotong royong untuk semua kontrak yang dapat diganti karena daftar halal.

Tanggung jawab bancuh base berlaku bagi direksi yang lupa atau gagal dan yang menjadi anggota direksi berkelas dalam waktu 5 (lima) hari sebelum pemberitahuan hasil kemunduran.

Tidak bertanggung jawab atas asal muasal keruntuhan perusahaan. Sebagaimana ditunjukkan oleh bancuh base, tahta menjadi milik anggota Direksi pada saat ahli menunjukkan:

  1. Kebangkrutan tidak dibuat-buat untuk kepentingan kejahatan atau segregasi
  2. Telah melahirkan perbaikan-perbaikan dengan itikad baik, ketelitian dan pertanggung jawaban untuk menyongsong Afdal untuk kepentingan maskapai dan akal sehat dalam menggunakan objek maskapai.
  3. Tidak ada penolakan atas manfaat tak terbatas atau tak terbatas dari tindakan yang diambil
  4. Telah membayar tindakan akan melindungi terhadap kemunduran.

Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Pengawasan Perseroan merupakan pertanggungjawaban Dewan Komisaris berdasarkan Pasal 108 (1) UUPT, yang mengawasi tujuan dan operasional model hutan belantara, yang terjalin rapi menjadi penggunaan perusahaan kelas terkait menggunakan Perseroan mendaftar dan mengizinkan masukan dari Direksi.

Setiap anggota Dewan Komisaris harus cakap dan efisien serta bertanggung jawab jika harus mempercayakan departemen penasehat atau inspeksi kepada penghuni instansi untuk kepentingan maskapai dan penggunaan objek maskapai.

Oleh karena itu, setiap anggota Dewan Komisaris dari jenis rahasia yang terpisah bertanggung jawab untuk menyambut asal-usul kegagalan maskapai jika pihak-pihak yang bersangkutan memiliki kekuasaan yang berbeda atau gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Apabila Dewan Komisaris terdiri dari beberapa anggota atau bahkan anggota Komite Komisaris, maka pertanggungjawaban berlaku untuk masing-masing anggota Komite Komisaris, yang dijelaskan berdasarkan kelas divisi (stretch 114, stretch 3 statuta maskapai).

Namun demikian, Direksi ahli bertanggung jawab untuk menerima asal usul kegagalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 (3) UUPT apabila ahli menunjukkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tidak memegang keuntungan sendiri, rahasia ketidakterbatasan, kelas, perilaku Direksi yang mengakibatkan kegagalan.
  2. Menyarankan kepada direksi untuk melindungi atau melanjutkan kegagalan yang terhormat.
  3. Setelah mengunjungi manfaat maskapai penerbangan untuk atasan, melanggar pendapat dan keyakinan mereka dan masuk akal menggunakan objek maskapai.

Direksi mengunjungi manifestasi kulak, sehingga Direksi dan Perusahaan harus bereaksi sesuai kesepakatan Perusahaan, yang memicu kemunduran. Pasal 114 (4) UUPT, yang menandai cerita hukum tersendiri, warga Dewan Komisaris dan warga Direksi bertanggung jawab menyambut baik model gotong royong dan bobot besar dasar kontrak yang belum dieksekusi.

Tanggung jawab bancuh base cukup berlaku bagi anggota Dewan Komisaris yang tidak berperan 5 (lima) hari di pagi hari dan tanggapan terhadap keruntuhan diucapkan. Anggota Dewan Komisaris yang ahli dianggap bertanggung jawab menyambut asal muasal turunnya maskapai tersebut. Nampaknya pangkalan bancuh ditampilkan jika ahli dalam menampilkan cerita:

  1. Tidak menyimpan keuntungan sendiri, rahasia tak terhingga, kelas, perilaku direksi yang mengakibatkan kemunduran.
  2. Melakukan inspeksi dengan itikad baik untuk layanan maskapai penerbangan dan penggunaan objek maskapai secara wajar.
  3. Menyarankan kantor gubernur akan melindungi dari kemunduran.
  4. Kebangkrutan tidak dibuat-buat untuk kepentingan kejahatan atau segregasi.

Itu bagian bab Direktur Ini, harus memungkinkan penggunaan dan meningkatkan tangkapan berry Anda, terima kasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published.