Apa Itu Short Selling Dalam Investasi Saham

Aocewe.comApa Itu Short Selling Dalam Investasi Saham. Hallo sobat aocewe, kembali lagi dengan admin yang akan selalu setai menemani anda. Dengan informasi terbaru dan terupdate dari sumber terpercaya.

Pada kesempatan kali ini, admin akan memberikan informasi terhadap pengenalan Short Selling Dalam Investasi Saham. Mungkin, masih terdengar asing di telinga kita, tapi untuk anda yand suka berinvestasi wajib mengetahuinya.

Mungkin, sekarang nama-nama istilah dalam dunia investasi begitu banyak, yang mungkin kita kurang paham. Termasuk, Apa Itu Short Selling Dalam Investasi Saham yang akan kita bahas disini.

Nah, berikut di pembahasan dan ulasan artikel ini admin telah merangkum semua informasi mengenai Short Selling Dalam Investasi Saham. Untuk itu admin sarankan untuk terus ikuti artikel dibawah ini.

Apa Itu Short Selling Dalam Investasi Saham

Short Selling sendiri adalah jenis transaksi atau lebih dikenal perdagangan saham. Namun, transaksi yang satu ini terlalu beresiko. Sehingga, pada Maret 2020 lalu, BEI melarang adanya transaksi tersebut.

Dinyatakan bahwa Short Selling adalah salah satu penyebab terjadinya beberapa masalah ekonomi, yang terkait dengan harga saham. Untuk itu, Short Selling menjadi salah satu perdagangan saham yang beresiko.

Jadi sebenarnya, apa itu Short Selling dalam investasi saham dan bagaimana mekanismenya? Berikut di bawah ini adalah penjelasannya.

Apa Itu Short Selling

Short Selling adalah transaksi jual beli saham, dimana seorang investor tidak memiliki saham untuk melakukan transaksi tersebut. Ini merupakan salah satu teknik perdagangan saham yang kerap dilakukan oleh investor dengan tingkat resiko kerugian sangat tinggi.

Untuk itu, transaksi Short Selling ini biasanya dilakukan oleh investor-investor berpengalaman. Alasannya kerena diperlakukan dugaan atau perkiraan yang tepat dalam melakukan transaksi ini.

Short Selling adalah wujud dari transaksi yang dilakukan oleh investor menggunakan sistem meminjam saham. Tujun dari meminjam saham tersebut, untuk menjual saham dengan harga lebih tinggi. Harapannya, investor tersebut dapat membelinya ketika harga saham sedang turun.

Mekanisme Short Selling

Mekanisme Short Selling sendiri adalah seorang investor meminjam saham kepada pihak lain, misalnya pialang saham. Setelah itu, saham dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Kunci utamanya, pelaku Short Selling harus bisa melihat pergerakan pasar dan memperkirakan kapan harga akan turun. Ketika harga turun, investor lantas membelinya kembali dan mengembalikannya pada pialang saham.

Anda perlu ketahui, bahwa tidak semua saham bisa diransaksikan melalui teknik dari Short Selling. Saham-saham yang bisa diraksaksikan dengan short selling harus ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tidak hanya itu, dari sisi investor, ada beberapa regulasi yang mesti dilakukan untuk bisa melakukan transaksi short selling saham. Berikut ini macam-macamnya :

  • Memiliki rekening efek reguler agar berita transaksi dapat diketahui
  • Memiliki rekening efek khusus untuk short selling
  • Telah menyetor jaminan awal dengan jumlah minimal Rp200 juta

Itulah penjelasan mengenai pengertian short selling dan mekanismenya. Bagi para pemula di dunia investasi, penting bagi! anda untuk mempelajari istilah-istilah di dalam dunia investasi saham. Semoga bermanfaat.

Akhir Kata

Demikian informasi yang bisa admin sampaikan bisa admin sampaikan, semoga apa yang admin sampaikan bisa bermanfaat untuk kalian. Untuk itu jangan lupa ikuti terus website kami dengan informasi terbaru. Sekian dan Terima Kasih!!!

Leave a Comment